Harisson: Khawatir Melawi Bukan Hanya 1 Yang Positif Covid19

PONTIANAK- RAMERANEWS.COM-Setelah diumukannya secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson mengkonfirmasi terkait penambahan 28 kasus baru Positif Covid-19 (Corona) di kalimantan barat sebanyak di 6 (enam) daerah, salah di dinyatakan Zona Hijau, kini menjadi Zona Merah , di daerah Kabupaten Melawi.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harisson menyampaikan kepada Rameranews melalui ponselnya,Sabtu 23/5/20, sianga tadi, berdasarkan hasil Uji Laboratorium Rumah Sakit Untan dan BBTKLPP di Jakarta yang hasilnya testnya di keluarkan pada tanggal 22 Mei 2020, dimana dari 28 kasus baru ada 16 orang tenaga kesehatan, terkait pasien positif covid-19 adalah tenaga salah satunya tenaga kesehatan di Melawi,ā€¯ujarnya.

Iya menjelaskan, masih banyak orang diluar yang sudah terpapar Covid 19 orang tanpa gejala (OTG) yang sulit kita bedakan, hal tersebut perlu di waspadai oleh daerah masing-masing.

Menurut Harisson,meskipun di Melawi hanya 1 positif Covid 19 yang baru saja di umumkan, namun saya menganalisa , itu bisa lebih dari pada 1. Ia mengakui dinas kesehatan tidak mampu mentreking dengan baik terhadap pasien Orang Tanpa Gejala (OTG).

Gugus tugas di kabupaten Melawi, Horison meminta agar benar-benar melakukan testing secara massal dan dikirimuntuk di Uji Laboratorium Rumah Sakit Untan dan BBTKLPP di Jakarta untuk mengetahui hasil tes tersebut,kendati demikian, ujar Harisson, jika hasil rapid tesnya positif, dan gugus tugas di Melawi diminta untuk memberlakukan isolasi kepada pasien hasil rapid tes.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari tim Gugus tugas Melawi, untuk mengumumkan secara langsung kepada masyarakat, agar masyarakat lebih waspada terkait virus Covid 19 yang berbahya ini, kendati demikian kewaspadaan masyarakathingga kini masih kurang, sebab hasil pantauan belum ada sosialisasi yang efektif yang dilakukan Gugus tugas Kabupaten Melawi.

 

Publis: Tim Liputan/ Ronny Kasimin