Selamatkan Tenaga Medis, Dari Penolakan Dan Menstigma

MELAWI-Rameranews.com.Bertugas sebagai relawan covid-19 dari program Nusantara Sehat, Kementerian Kesehatan.Teguh Santoso, S.Kep., Ns
Berusia 26 tahun ditugaskan di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Jakarta. Dikontrak selama 3 bulan dan bisa diperpanjang sesuai kebutuhan.

Mulai tugas sebagai relawan covid-19 di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet pada tanggal 7 April 2020. Sebelum ditugaskan kami diberikan pelatihan di BBPK Jakarta selama 5 hari dengan metode pembelajaran webinar.

Penuturannya pada saat awal ingin berangkat tugas sebagai relawan covid-19. Orang tua dan keluarga berat melepas kepergian saya, karena khawatir akan terjadi sesuatu yg tidak diinginkan pada diri saya. Tetapi karena tugas saya sebagai seorang perawat, dan panggilan jiwa untuk membantu sesama sehingga orang tua dan keluarga pun mendukung saya sepenuhnya,”tuturnya.

Ia menerangkan dalam tugasnya, Wisma Atlet mempunyai 7 tower. Tower yg digunakan untuk tempat tinggal petugas yaitu berada ditower 1, 2, dan 3. Sedangkan
tower yg dipakai untuk merawat pasien covid-19 berada di tower 7. Saat ini tower 4 sudah mulai difungsikan, dikarenakan kamar yg tersedia di tower 7 sudah hampir penuh,”terangnya.

Pada saat tugas di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet. Kami wajib menggunakan APD lengkap selama satu shift yaitu 7-8 jam. Pengalaman menggunakan APD, kami harus menahan haus, lapar, BAK dan BAB selama 7-8 jam. Sehingga sebelum mulai dinas kami harus mempersiapkan diri dgn baik.
Selain itu, kadang kami juga merasakan sesak nafas karena penggunaan masker N95 dan dilapisi masker bedah dalam jangka waktu lama yaitu 7-8 jam. Kacamata goggles yang berembun kadang juga mengganggu jarak pandang kami. Penggunaan masker n95 dan kacamata goggles juga membuat luka lecet dibagian hidung dan telingga kami.
Tetapi dengan seiringnya waktu kamipun mulai terbiasa dengan kondisi tersebut.

Selain itu, Setelah selesai shift semua petugas medis dilakukan dekontaminasi pada APD yg sudah digunakan. Sesudah itu kami mandi dan membersihkan diri di tempat yg sudah disediakan. Sehingga waktu pulang dinas diharapkan kami tidak membawa virus atau kuman keluar dari Rumah Sakit. Hal tersebut sudah dimanajemen dengan baik oleh pihak Rumah Sakit.

Menurutnya, Apa yang ia rasakan tersebut, semuanya terbayar ketika pasien dengan covid-19 semangat saat menjalani perawatan dan merasa nyaman dgn pelayanan yg kami berikan. Selain itu, banyak dari mereka yang sembuh dan kembali pulang kerumahnya masing2.

Saat tugas yang Teguh Santoso, selain saat merawat pasien covid-19, dirinya, tidak hanya merawat pasien WNI saja. Tetapi kami juga merawat pasien WNA. Dimana mereka terdiri dari beberapa negara yaitu dari India, Arab Saudi, Bangladesh, Pakistan, dan Korea Selatan. Kebanyakan dari mereka adalah dari kaluster keagamaan

Maka dari itu Ia bersal dari Dusun Tanjung Tapang, RT 001/RW 001, Desa Sungai Mentoba, Kec. Ella Hilir, Kab. Melawi yang juga Anggota PPNI Melawi berpesan untuk masyarakat di Melawi, supaya tetap mengikuti anjuran dari pemerintah. Hal yang bisa dilakukan yaitu:
1. Sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun atau bisa menggunakan hand sanitizer. Agar lebih efektif membunuh kuman lakukan dgn cara 6 langkah mencuci tangan.
2. Hindari memegang atau mengusap bagian wajah seperti mata, hidung, dan mulut jika tangan anda tidak bersih. Karena menurut penelitian penularan virus covid-19 melalui selaput mukosa mata, hidung, dan mulut.
3. Hindari kerumunan atau keramaian, menjaga jarak (social distancing) dgn orang lain minimal 1 meter.
4. Tetap dirumah saja, hindari keluar rumah jika tidak ada urusan yg terlalu penting.
5. Jika harus terpaksa keluar rumah, maka wajib menggunakan masker. Gunakan masker kain, karena masker kain sudah bisa melindungi diri dari virus. Masker bedah hanya digunakan oleh petugas medis.
6. Jika sudah keluar dari rumah. Saat sampai dirumah baiknya mandi dan mengganti pakaian, agar kuman dan virus yg menempel ditubuh dan pakaian tidak menyebar didalam rumah.
7. Sesudah membeli barang2, baiknya barang tersebut dicuci terlebih dahulu sebelum digunakan.
8. Jaga sistem imun tubuh yaitu dengan tidur malam yang cukup 6-8 jam/hari, mengkonsumsi makanan yg berigizi, hindari minum minuman yg dingin, dan rajin berolahraga. Konsumsi vitamin jika memang diperlukan, “anjurnya.

Terkait virus covid 19, katanya, virus covid-19 yg menempel dibenda mati akan mati jika terkena sinar matahari 3-8 jam. Apabila diruangan tertutup virus ini akan bertahan sekitar 72 jam atau 3 hari. Oleh karena itu, diperlukan juga cairan disinfektan utk membunuh kuman pada benda2 mati yg sering dipegang.

Terus ikuti anjuran2 dari pemerintah. Agar kasus pasien yg positif covid-19 tidak meningkat secara drastis. Sehingga Rumah Sakit yg menangani pasien covid-19 tidak penuh dan masih bisa menampung pasien.

Saya juga menghimbau kepada masyarakat, khususnya masyarakat melawi untuk tidak menolak dan menstigma tenaga medis. Mereka adalah garda terdepan dalam melawan virus ini. Mereka yang sudah berjuang merawat dan membantu kesembuhan pasien. Sehingga kita harus mambantu dan mendukung mereka.
Ingat musuh kita adalah virus bukan tenaga medis.
Hargai mereka, cintai mereka,”imbuhnya.

Publis : Bagus Afrizal