PKBM Kasih Ibu Bantu Tempat Cuci Tangan Ke Surau-surau Di Desa Sidomulyo

RAMERANEWS.COM – Menyikapi pandemi virus corona guna mengantisipasi penyebarannya, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kasih Ibu di Desa Sidomulyo Kecamatan Nanga Pinoh Kabupaten Melawi kreatif membuat tempat untuk cuci tangan sebelum masuk Surau ataupun usai melaksanakan Ibadah di wajibkan untuk mencuci tangan bagi jema’ah sekitar begitu juga jema’ah yang akan memasuki Surau.

Terkait dengan adanya pandemi virus corona tersebut M. Syukur selaku Ketua PKBM Kasih Ibu berinisiatif untuk berpartisifasi membuat tempat cuci tangan mengunakan wastafel di Surau-surau yang berada didaerah Desa Sidomulyo. Dalam waktu dekat ada 3 lembaga PKBM akan bergabung memberikan bantuan ke Posko di perbatasan Sintang-Nanga Pinoh.

” Sementara ini saya sudah membuat sebanyak 3 tempat cuci tangan ditempatkan di 3 Surau, yang pertama di Surau Al-Jihad komplek terminal bis, kemudian Surau Al-Ikhlas Dusun Rondah Permai dan yang ke tiga Surau Al-Fitrah jalan lintas Desa Baru, dalam minggu ini akan saya buat lagi di Surau Babul Jannah, dan ada rencana kami ada 3 lembaga PKBM yg ada di Melawi akan bekerjasama memberi  bantuan ke Posko Covid -19 di perbatasan sintang-Nanga Pinoh ” ungkapnya. Rabu (29/4/20)

M.Syukur juga sudah memesan 200 pcs masker kain yang akan dibagi-bagikan juga kepada para Jema’ah di Surau-surau, dirinya membantah bantuannya tersebut dikaitkan dengan pencalonan dirinya sebagai Kepala Desa.

” Apa yang bisa saya bantu dan perbuat murni bentuk kepedulian saya selaku Ketua PKBM Kasih Ibu, bukan karena pencalonan diri saya maju Pilkades Sidomulyo nomor urut 2, saya juga berharap kepada seluruh warga khususnya yang ada di wilayah Desa Sidomulyo Insya Allah dan mudah-mudahan di wilayahnya kita serta seluruh masyarakat Kabupaten Melawi pada umumnya jangan sampai terjadi kasus yang di sebabkan oleh virus tersebut dan jangan sampai kita terganggu aktivitas sehari-hari dalam hal beribadah dan mencari nafkah, ” ucapnya.

Tempat cuci tangan yang terbuat dari wastafel berbingkai seng dilengkapi dengan kran air. Sabun juga disiapkan oleh M. Syukur selama masa pandemi virus corona, diperkirakan 1 set pembuatan tempat cuci tangan menelan biaya betkisar 2 juta rupiah, dikarenakan kerangka mengunakan kayu kelas satu, maka akan diharapkan biasa bertahan lama.

Penulis/Publis : Bagus Afrizal