Pemkab Melawi,Siapkan Bantuan, Bagi Warga Tidak Mampu Yang Belum Dapat

MELAWI, RAMERANEWS.COM – Menyikapi tentang dampak Covid-19 dan peran Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Pemerintah Kabupaten Melawi dalam hal membantu masyarakat mencegah Covid-1, melalui Dinas Sosial Kabupaten Melawi menyampaikan beberapa hal terkait dengan Program bantuan Gubernur Kalimantan Barat dalam bentuk beras untuk disalurkan kepada masyarakat Kabupaten Melawi, total jumlah yang harus disalurkan sebanyak 19.680 Kepala Keluarga (KK) dalam jumlah quantumnya 393.600 kilogram (393 Ton 600 kilo ).

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Teguh Hadi Santoso, S.Pd.,M.Si Dinas Sosial Kabupaten Melawi mengatakan penyaluran bantuan akan di bagi per kecamatan sesuai dengan data Terpatu Kesejahteraan Sosial ( TKS ) yang ada pada Dinas Sosial Kabupaten Melawi, masing-masing kecamatan akan menyampaikan kedesa-desa dimana desa itu akan membagikan kepada masyarakat penerima manfaat.

“ Sumber data di desa diharapkan singkron dengan sember data yang ada di Dinas Sosial, apabila ada desa masih belum meng update data itu dipersilahkan menghubungi Dinas Sosial di Bidang Data,” terangnya. Kamis (16/4/20 ) di Gedung Ramera Nanga Pinoh.

Konsef awal program bantuan ini adanya keprihatinan pemerintah melalui edaran Gubernur Provinsi Kalimantan Barat menginstruksikan agar semua Kabupaten Kota menyiapkan langkah-langkah terutama koordinasi dibidang  pendataan dan masyarakat untuk bisa menetapkan sejumlah nama-nama yang bisa mendapatkan bantuan sesuai dengan peruntukannya yaitu kepada masyarakat prasejahtera sesuai dengan data TKS yang ada di kabupaten masing-masing

Teguh Hadi Santoso mengatakan, ada juga yang sudah dijalankan dari kementerian seperti Program Bantuan Keluarga Harapan ( PKH ) merupakan bantuan bersyarat dimana komponen yang ada didalamnya pertama status quo keluarganya ada yang masih bersekolah kemudian ada yang masih produktif seperti ibunya sedang hamil dan masih menyusui, ada komponen anggota keluarganya itu yang lansia, dari ketiga komponen itu dilihat lagi dari kondisi perekonomian keluarga. Itu semua menjadi sumber komponen penilaian atau kelayakan  penerima bantuan sosial ini.

“ Masyarakat prasejahtera di melawi cukup banyak, bantuan berasal dari Gubernur tidak semuanya bisa mendapatkannya, dikarenakan jumlah quota dari bantuan ini belum semua masyarakat bisa tercover, untuk itu nanti pihak Kabupaten Melawi sesuai sarankan Gubernur kalimantan Barat bisa memberikan tambahan bantuan bagi masyarakat yang belum mendapatkan bantuan dari Gubernur rencananya Pemkab Melawi akan mendistribusikan dalam waktu dekat ini dalam bentuk sembako atau beras, “ ungkap Teguh

Sementara itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Melawi Kabid Kedaruratan dan Logistik Riani Kurniati menyampikan dibidang pencegahan BPBD Kabupaten Melawi sudah melakukan penyemprotan ditempat-tempat umum, juga mengadakan edukasi ke masyarakat jangan panik dan tetap waspada.

“ Selain melakukan penyemprotan disinfektan kelappangan sambil juga menyampaikan keterbatasan pemerintah karena tidak mampu menjangkau keseluruh lapisan masyarakat, kita mengajak seperti desa yang kita lewati diajarkan supaya bisa mandiri, silahkan melakukan penyemprotan mandiri dengan apa yang ada pada kita, karena dana yang ada di dinas memang terbatas. Sebagai salah satu anggota yang ada didalam gugus tugas, kami membantu menyiapkan logistik seperti makan minum, disinfektan dan tempat cuci tangan, ada juga petugas piket yang setiap harinya kita letakkan di pos guna membantu oprasional penyiapan dilapangan “ terangnya.

Moderator : Ronny Kasimin

Penulis/Publis : Bagus Afrizal