Talk Show Diskusi Publik Jelang Pilkades Serentak 2020 dan Pengawasan

MELAWI, RAMERANEWS.COM – Radio Melawi Raya (Ramera) Kabupaten Melawi melaksanakan kegiatan talk show diskusi publiK dengan tema Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2020 dan pengawasan yang di gelar di studio Radio Ramera jalan Kota Baru KM.5 Nanga Pinoh. Kamis (12/03/2020).

Dengan menghadirkan narasumber yakni Kasi Kelembagaan Dan Pengembangan Aparatur Desa Dinas Pemberdayaan Masyarkat Dan Desa (DPMD) Kabupaten Melawi Julita ,SH, Kapolres Melawi Melawi yang di wakili Waka Polres Melawi Kompol Jajang S,Kom, Anggota DPRD Melawi Antonius Anen,ST, perwakilan tokoh masyarakat melayu sekaligus Ketua Harian MABM Kabupaten Melawi Drs.H.Aimolnija, perwakilan tokoh masyarakat dayak sekaligus ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Melawi DR.Sudarmono otong, serta Rudi Chandra Pj. Kepala Desa Tanjung Niaga Kecamatan Nanga Pinoh dan di pandu moderator Ronny Kasimin.

Kasi Kelembagaan Dan Pengembangan Aparatur Desa Dinas Pemberdayaan Masyarkat Dan Desa (DPMD) Kabupaten Melawi Julita ,SH mengatakan terkait sengketa Pilkades yang nantinya bisa di ajuhkan gugatan setelah di umumkan seleksi tertulis.

“Kalau calon yang merasa keberatan mereka boleh mengajuhkan keberatan, terkait hasil pemilihan itu 1 x24 jam setelah rapat perhitungan suara di tingkat bpkd penyelesaian itu 20 hari di tingkat desa dan kecamatan apabila tidak selesai maka di selesaikan di tingkat kabupaten selama 10 hari dengan putusan bupati bersifat final dan mengikat tidak ada lagi gugatan kemana-mana, ” kata julita

Dia menerangkan ” Terkait test tertulis nantinya tidak dilakukan sendiri oleh Pemdes, namun di percayai kepada pihak ketiga yakni akademisi yang di tunjuk baik untuk soal dan materi bahkan proses perengkingan pemeriksaan di lakukan pihak ketiga tim ahli tersebut yang nantinya jiuga akan di awasi oleh komisi 1 DPRD Melawi pihak Polres Melawi Pol PP jadi nantinya tidak adalagi keraguan dalam proses pemeriksaan berkas “ tanggal 17 nanti akan dilakukan test tertulis bagi calon kepala desa yang melebihi dari 5 calon ,” terangnya.

“ Calon kepala desa yang lebih dari lima karna akan melalui test dengan harapan panitia dan pemdes bisa transparan dalam penilaian dan mekanisme test serta berkaitan tentang keabsahan ijazah yang masih belum clear mudah-mudahan sampai tanggal 16 terakir itu sudah final. jadi apapun yang diputuskan panitia yang ada di desa itu suapya masyarakat legowo calon yang mereka ajuhkan karna administrasi yang tidak lengkap ,” kata Anggota DPRD Melawi Komisi 1 Antonius Anen, ST.

“ jadi nantinya setelah di tetapkan calon tidak adalagi yang menuntut persoalan  administrasi karna akan berdampak sangat rawan ,” katanya

Waka Polres Melawi Kompol Jajang, S.Kom menegaskan pengamanan dan mengawal sortir lipat surat suara serta logistic sesuai dengan tahapan karna tugas Polri membantu Pemdes agar pelaksanaan pilkades serentak tetap terjaga man dan kondusif

“ kemudian dalam hal pemungutan dan perhitungan suara juga anggota mengawal terus dari tinggkat DPMD dan Desa di 11 kecamatan yang desanya mengikuti Pemilihan, kita siapkan sebanyak 195 personil dengan kreteria personil stanby di setiap TPS di sesuaikan dengan tingkat kerawanan ,”ucapnya.

Perwakilan Tokoh Masyarakat Dayak Sekaligus Ketua DAM Kab Melawi DR. Sudarmono Otong meminta terutama Pj Kades yang ada di desa netralitas perlu di jaga supaya bersikap netral tidak memihak pada salah satu calon.

“ Untuk masyarakat juga mari kita tumbuhkan budaya politik di Indonesia yang merupakan kesadaran dan penghayatan masyarakat terkait aturan adat istiadat, hukum adat lalu norma kebiasaan hidup serta prilaku pola hidup dalam bernegara karna bicara aman dan kacau tergantung budaya karna budaya yang baik dan membangun membawa kondusifitas di melawi perlu dilestarikan,” pintanya

Perwakilan Tokoh Masyraakat Melayu Sekalgus Ketua Harian MABM Kab Melawi Drs. H. Aimolnija mengharapkan system stuktur yang sudah terbentuk oleh pemerintah sesuai dengan kententuan insha allah kualitas dan mutu penyelenggraan pilkades berjalan dengan sangat baik

“ Nilai dan etika dalam masyarakat harus di jaga dan di kembangkan dengan baik dengan mewujudkan pemilihan kepala desa dengan damai ,” harapnya.

Penulis : Hendika
Editor/Publis : Bagus Afrizal