Sumber Api Penyebab Kabakaran 3 Rumah dan 2 Ruko Di Gang Mangga Belum Diketahui

MELAWI, RAMERANEWS.COM – Sumber api penyebab kebakaran 3 rumah dan 2 Ruko di Gang Mangga Dusun Serundung Permai Desa Tanjung Niaga Kecamatan Nanga Pinoh yang diketahui sekitar jam 11.30 siang pada hari sabtu (7/3/20) lalu, masih belum bisa dipastikan sumber api penyebab kebakaran.

Seperti pemberitaan media online Rameranews.com pada tanggal 7 Maret 2020 dan sesuai wawancara dari berbagai sumber dilapangan, Redaksi Ramernews.com meralat berita dugaan sumber api diduga berasal dari api panggangan. Seperti pada link berita : https://rameranews.com/2020/03/07/3-rumah-2-ruko-gang-mangga-dilahap-sijago-merah/

Agar tidak salah persepsi publik dalam pemberitaan kami, wartawan Rameranews.com kembali mewawancarai Akiong (60) dan Ibu Li Fun (65) merupakan korban kebakaran yang posisi rumahnya berdempaten, memberikan penjelasan tentang belum diketahui dari mana sumber api penyebab kebakaran tersebut. Selasa (10/3/20) saat ditemui dirumah keluarganya.

Sebelumnya Akiong mengatakan dirinya sudah dimentai keterangannya oleh pihak Kepolisian Sektor Nanga Pinoh setelah kejadian.

Menurut Akiong dirinya membuat salai babi sekedar kerja sampingan, kalau ada yang pesan baru dirinya memanggang babi, itupun  tidak setiap hari, bahkan seminggu sekalipun belum tentu.

Akiong menceritakan sebelum kejadian dimulai dari sekitar jam setengah tiga subuh sampai jam delapan pagi baru selesai proses memanggang, terus dikemas dan siap diantar oleh istrinya ke para pemesan.

“ Sekitar jam setengah tiga saya mulai hidupkan api untuk panggang babi, habis itu panggang babi sampai masak kurang lebih jam delapan pagi baru selesai, sambil menunggu dagingnya kering sebelum dikemas kedalam keranjang, saya sudah membereskan semua bekas tempat panggangannya, bahan yang saya pakai untuk membuat api panggangan dari arang dibantu sedikit kayu bakar, setelah saya bereskan semua dan istri saya sudah berangkat, saat itu saya berani memastikan api panggangan sudah padam, baru sekitar jam sepuluh saya ketiduran, dan saya terkejut dibangunkan tetangga mengatakan rumah saya kebakaran, jadi saya tidak tau asal api dari mana, ketika terbangun saya melihat api sudah membesar di rumah saya, mau selamatkan barang-barangpun sudah tidak bisa, “ ungkap Akiong.

Li Fun Ibu Rumah Tangga Salah Seorang Yang Rumahnya Ikut Terbakar

Li Fun seorang ibu rumah tangga juga korban kebakaran yang rumahnya berdempetan dengan Akiong, mengatakan pada rutinitas paginya sekitar jam sepuluh lewat mengumpan dan menyiram peliharaan babi nya persis dibelakang rumah, kandang babi milik Li Fun diketahui persis berdekatan dengan tungku panggangan babi milik Akiong, saat itu Li Fun tidak ada melihat tanda-tanda asap maupun api pada bekas tungku panggangan yang dipakai Akiong.

“ Sehabis kasi babi makan, sudah ku semprot kandangnya, saat di kandang saya tidak melihat asap atau api yang tampak di bekas panggangan Akiong, sekitar jam sepuluh lewat. Setelah saya selesai masak dan makan, suami saya mengajak untuk mengambil ampas tahu umpan babi ke tempat Akuang. Sesampainya dirumah Akuang saya dengan suami masukan ampas tahu kedalam karung, pas mengarah pulang melihat ada kebakaran persis dibelakang rumah Santoso,” ujar Li Fun.

Masih menurut Li Fun dirinya benar-benar tidak menyangka kalau rumahnya juga ikut terbakar. “ Saya tidang menyangka yang terbakar itu rumah kami, karena saat sebelum berangkat tidak ada melihat tanda-tanda api sama sekali ketika saya memberi makan babi di belakang rumah yang sangat berdekatan tanpa sekat dengan rumah Akiong, kami pun sampai sekarang masih belum tau api apa sebagai penyebab kebakaran yang diketahui dimulai dari rumah Akiong, “ tambahnya.

Akiong maupun Li Fun berharap kepada pihak kepolisian dapat menyelidiki asal api tersebut. Kebakaran tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa. Diperkirakan kerugian Akiong disebabkan kebakaran berkisar empat ratus juta dan Li Fun kurang lebih enam sampai tujuh ratus juta rupiah.

Penulis/Publis : Bagus Afrizal