Putusan Bebas PN Sintang Terhadap 6 Peladang

RAMERANEWS.COM – Enam orang terdakwa peladang akhirnya diputuskan bebas dari segala tuntutan dan dakwaan oleh Pengadilan Negeri (PN) Sintang, Kalimantan Barat. Senin (9/3/20).

Majelis Hakim yang dipimpin oleh Hendro Wicaksono di ruang Cakra membacakan putusan sidang peladang di Sintang terkait kasus Karhutla

“ Tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sesuai dakwaan pertama, kedua dan ketiga, ” kata Majelis Hakim.

“ Membebaskan terdakwa dari semua dakwaan penuntut umum, ” lanjutnya.

Terpisah Anggota DPRD Kabupaten Sintang Welbertus, mengatakan kepada media ini bahwa selaku wakil rakyat ia sangat berterima kasih kepada pihak penegak Hukum yaitu para Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sintang, yang telah memutuskan bahwa ke enam peladang yang ditetapkan sebagai terdakwa kasus karhutla di sintang di Vonis bebas dan dinyatakan tidak terbukti bersalah. Hal ini dikatakan Welbertus saat di wawancarai media ini usai sidang putusan 6 terdakwa di Kantor Pengadilan Negeri Sintang.

Welbertus, Anggota DPRD Kabupaten Sintang

Menurut Welbertus keputusan dan kebijakan Madjelis Hakim di Pengadilan Negeri Sintang yang telah memutus bahwa peladang tidak bersalah sangatlah profesional dimana keputusan tersebut menunjukan bahwa Hakim yang memutuskan perkara tersebut sungguh bekerja sesuai dengan hati nurani dan tidak mengesampingkan segala fakta-fakta yang ada.

“Pertama-tama kita beryukur kepada Tuhan yang maha esa dimana pada hari ini kita telah mengikuti sidang keputusan Pengadilan terkait enam orang peladang yang didakwa membakar ladang, kita sangat bersyukur Pengadilan memutuskan bebas terkait perkara tersebut,” ungkap Welbertus, sembari menunjukan wajah gembiranya.

Dikatakan Welbertus bahwa hari ini merupakan hari bersejarah bagi para peladang dimana ke enam peladang yang dihadapkan ke meja pengadilan karena membakar ladang, ia juga beryukur karena pada hari ini orang kecil nisa merasakan keadilan yang sesungguhnya. Selain itu dirinya juga berterima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah mengawal proses persidangan ini hingga selesai.

“Kita juga berterima kasih kepada teman-teman dari DAD, dari Aliansi Solidaritas Anak Peladang dan teman-teman dari Tariu Borneo ya g dari awak telah berusaha menbebaskan ke enam peladang tersebut dan ini merupakan sejarah baru dibumi senentang ini. Terima kasih juga kepada aparat keamanan, Pangdam, Kapolda, Dandim, Kepala Pengadilan Negeri Sintang berserta para jajarannya,” tambah Welbertus

Dalam pelaksanaan sidang putusan peladang tampak massa turut menggelar aksi damai kawal jalannya persidangan.

Massa melakukan aksi damai sebelum mengawali aksinya dengan berorasi dan menyanyikan lagu Indonesia Raya di luar Halaman Kantor Pengadilan Negeri Sintang.

Sebelum menggelar aksi damai tersebut massa aksi damai berkumpul di dua titik, Taman Entuyut dan Balai Kenyalang.

Massa bergerak bersamaan menuju kantor pengadilan Negeri sintang dengan berjalan kaki.

Sampai berita ini diturunkan, situasi dan kondisi kota sintang aman dan terkendali.

Publis : Bagus Afrizal