EDP KPID Kalbar : Radio Ramera Kawal Pilkada Serentak 2020

 

RAMERANEWS.COM – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID Kalbar) melaksankan Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) bersama Radio Melawi Raya (Ramera)  Senin, (24/2).

Evaluasi Dengar Pendapat di hadiri oleh Ketua KPID kalbar Iwan Kurniawan, ST, Koordiv PS2P Nella Aprilia Puspitasari, S.IP, berserta anggota Liu Yulianti, S.Sn, Direktur Utama Radio Ramera Ronny Kasimin, Komisaris Hendika, Bidang Program Apolonius Welly Di hadiri Tokoh dan Warga Masyarakat dan Sejumlah tamu undangan.

Anggota KPID kalbar Liu Yulianti, S.Sn menyampaikan bahwa EDP ini juga sebagai ajang untuk memperkuat lembaga penyiaran agar tetap sesuai dengan jalur yang benar sesuai dengan yang diperlukan. Setelah itu, komisioner KPID Kalbar mempersilahkan pihak radio untuk menyampaikan penjelasan tentang berbagai hal yang berkaitan dengan radio. Mulai dari Visi, Misi, Mata Acara hingga perlengkapan yang dimiliki.

Ronny Kasimin selaku Station Manager Ramera FM memaparkan materi presentasi mulai dari profil, visi-misi, program acara, segmentasi, dan SWOT (Strength, Weakness, Opportunity and Threat) untuk kemudian didiskusikan pada sesi tanya jawab terbuka.

Fokus konten dari Radio Ramera FM adalah pada informasi dan hiburan, sehingga segmentasi pendengarnya adalah semua umur.

Sidang Evaluasi Dengar Pendapat berjalan dengan lancar, komunikatif, dan interaktif. Memasuki sesi tanya jawab, Koordiv PS2P Nella Aprilia Puspitasari, memberikan apresiasi kepada Radio Ramera yang telah memberikan penyiaran yang baik, sehingga berharap ada program acara dari Ramera FM  dapat memberi edukasi kepada masyarakat.

” Kami berharap Ramera Terus memberikan program acara edukasi kepada masyarakat,  ” katanya.

Sementara itu, Anggota KPID – Kalbar Liu Yulianti, S.Sn mengungkap mengingatkan lembaga penyiaran baik radio untuk aktif melakukan sosialisasi penyelenggaraan pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)  serentak 2020, salah satu yang berhubungan langsung dengan mencari iklan layanan masyarakat (ILM).

Sebagai pengguna frekuensi publik, lembaga penyiaran harus memberikan informasi dan mengedukasi publik mengenai pelaksanaan pilkada Serentak 2020.

Menurut Liu, sosialisasi melalui media penyiaran menjadi sangat penting karena semua masyarakat memiliki radio di rumah. Harapannya semakin banyak masyarakat yang teredukasi dengan ILM maka kualitas demokrasi semakin meningkat.

Dalam Undang-Undang Nomor 32 tahun 2002 tentang Penyiaran Panggilan “iklan layanan masyarakat (ILM) adalah siaran iklan nonkomersial yang disiarkan melalui penyiaran radio dengan tujuan  untuk meningkatkan khalayak agar-agar dan / atau bertingkah laku sesuai dengan pesan iklan tersebut.

Dampak penayangan ILM terhadap perubahan pola pikir masyarakat sudah terbukti sejak lama. Melalui ILM, lembaga penyiaran memiliki peran dalam menggerakkan masyarakat untuk melakukan perbaikan.

Dia berharap lembaga penyiaran mampu mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada 2020. Dimana lembaga penyiaran dapat memfasilitasi bagi pelaksanaan demokrasi yang lebih baik di Indonesia khususnya di Kabupaten Melawi. “Mendorong lembaga penyiaran lebih proaktif dan mengambil peran dalam pelaksanaan Pilkada 2020.

Sedangkan Ketua KPID kalbar Iwan Kurniawan, ST menuturkan Ramera FM agar dapat terus mempertahankan dan  meningkatkan jaringan kepada pendengar supaya bisa lebih banyak serta edukasi masyarakat. ” Ramera Melawi Tetap pertahankan dan mengembangkan jaringan agar bisa lebih meningkatkan lagi pola siaran yang terbaiknya, ” harapnya.

” Ramera Melawi paling banyak pendengar di setiap desa – desa karna dipercayaan masyarakat sebagai media informasi khususnya seputaran melawi.  Inilah yang perlu di pertahankan,  ” kata Toko masyarkat Sukiman, pada saat menyampaikan tanya jawab bersama KPID Kalbar.

Dikatakanya radio ramera sebagai salah satu media yang mampu memberikan informasi yang akurat di tambah hiburan yang asik untuk para pendengar sehingga ramera merupakan radio kebangga masyarakat Melawi.

” Informasi – informasi sangat di butuhkan untuk masyarakat baik infomasi sosial, agama, pendidikan bahkan politik sehingga masyarakat bisa menentukan pilihan. Apalagi nanti di pemilu serentak 2020 ini. sehingga dapat meningkatkan partisipasi pemilih,  “katanya.

EDP diakhiri dengan penandatanganan berita acara yang ditandatangani oleh Komisioner KPID Kalbar, Direktur Utama Ramera FM, dan dua saksi dari tokoh masyarkat.

Penulis : Hendika

Publis : Bagus Afrizal