DPD Apkasindo Melawi Bahas Persiapan Menghadiri Pelantikan DPW dan Persiapan Musda

MELAWI, RAMERANEWS.COM – Sebagaimana diketahui bersama selain karet, kelapa sawit sebagai komoditas utama dan menjadi primadona di Kabupaten Melawi, hal itu dapat dilihat dari segi fisik dan lingkungan keadaan daerah memungkinkan bagi pengembangan perkebunan kelapa sawit.

Ditambah dengan kondisi daerah Melawi yang relatif datar memudahkan dalam pengelolaan dan dapat menekan biaya produksi. Hal itu sebagaimana disampaikan Elkana, S.Pd Ketua Karateker Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (DPD Apkasindo) Kabupaten Melawi saat mengadakan pertemuan dengan pengurus, untuk persiapan menghadiri pelantikan Pengurus DPW Apkasindo Kalimantan Barat yang akan dilaksanakan di Pontianak pada tanggal 15 – 16 januari 2020 di Hotel Kapuas Palace.

Poto : Elkana, S.Pd Ketua Kareteker DPD Apkasindo Kab. Melawi

Elkana mengatakan, berdasarkan Surat Keputusan Karetaker Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) nomor : 06//CT-DPW/APKASINDO/XI/2019 dari DPW Apkasindo Kalimantan Barat tertangal 18 November 2019, Pengurus DPD Apkasindo Kabupaten Melawi akan melaksanakan Musyawarah Daerah pada tanggal 28 Januari 2020 di Nanga Pinoh.

” Setelah menghadiri pelantikan pengurus DPW Apkasindo Kalimantan Barat , dari pengurus Melawi sekitar 12 orang akan hadir. Setelah itu kami akan membentuk susunan kepengurusan depenitif guna persiapan Musda di Nanga Pinoh nantinya. Diketahui Ketua DPP Apkasindo H. Alfian Arahman, SE, akan melantik Samuel, S.Pd sebagai Ketua DPW APKASINDO Kalimantan Barat, ” terang Elkana. Kamis (9/1/20).

Menurut Elkana adanya pengurus tingat daerah Apkasindo di Kabupaten Melawi sebagai wadah untuk menyuarakan kepentingan petani sawit guna meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat petani sawit di Kabupaten Melawi.

” Seteleh terbentuknya kepengurusan nanti, dirinya bersama pengurus akan membuat program satu harga sehingga nantinya tidak ada lagi ketimpangan harga petani sawit di Kabupaten Melawi. Program satu harga, dimana harga sawit di Melawi ini sama, tanpa adanya perbedaan, ” terangnya.

Elkana juga mengharapkan ” Dukungan berserta bimbingan sangat perlu dari Pemerintah Daerah, supaya roda pengembangan kelapa sawit khsusus di Kabupaten Melawi dapat berjalan dengan lancar, dengan ini sudah tentu petani sawit kedepannya, petani yang memiliki kekuatan yang disatukan dalam wadah organisasinya. selain itu juga akan memberikan kualitas hasil produksi sawit, ” tambahnya.

Penulis/publis : Bagus Afrizal