Kakanwil BPN Kalbar Diskriminasi Terhadap Putra Daerah

PONTIANAK, RAMERANEWD.COM –  Menindak lanjuti adanya laporan dari masyarakat pimpinan wilayah GNPK-RI Kalimantan Barat Ellysius Aidy yang di dampingi beberapa anggotanya mendatangi kantor Badan Pertanahan Nasional dan Tata ruang Kalimantan Barat,untuk beremu Kakanwil BPN Kalbar.Namun kedatangannya hanya disambut oleh Bambang Setiawan Priyocahyo SH selaku Kabag TU BPN Kalbar,Rabu 6-11-2019.Kehadiran GNPK-RI untuk Klarifikasi adanya laporan bahwa Kakanwil BPN Provinsi Kalbar tidak ada mengusulkan nama-nama yang akan di ikut sertakan dalam seleksi jabatan.Padahal masih banyak pegawai BPN itu yang memenuhi syarat dan layak untuk diikut sertakan dalam seleksi jabatan tersebut.Diruang Rapat BPN pecakapanpun terjadi antar pihak GNPK-RI dan pihak BPN Kalbar.

Pimpinan Wilayah GNPK-RI Ellysius Aidy menyampaikan bahwa beberapa waktu lalu Kakanwil BPN Kalbar telah memanggil pejabat Kabupaten dan menyampaikan bahw Putra Daerah Kalbar tidak akan mampu untuk mengikuti seleksi jabatan sebagaimana keputusan Menteri BPN-RI dengan nomor 514.1/SK-KP.01.02/X/2019 sehingga jika di paksakan akan membuat malu”Katanya.

Akibat dari kebijakan yang di lakukan oleh Kakanwil BPN Kalbar tersebut kata Aidy jika nanti ada pensiun di tahun 2020 tidak menutup kemungkinan yang akan menempati di posisi eselon III itu adalah orang- orang dari luar daerah Kalbar.Nah kebijakan yang di lakukan oleh Kakanwil BPN Kalbar tersebut sudah merupakan pelanggaran HAM dan diskriminasi terhadap putra daerah Kalbar .”tuturnya

Pihak BPN Kalbar Kabag TU Bambang Setiawan Priyocahyo SH mengatakan bahwa kita sudah usulkan sebanyak 41 orang.Itu sudah memenuhi syarat yang sudah minimal 3 tahun menjabat.Dan kita sudah buka lebar dan transaparansi dalam hal ini.Untuk daftar nama-nama yang kita usulkan dan nomor surat,kita tidak bisa berikan karena belum ada ijin dari Kakanwil BPN Kalbar.”tukasnya mengakhiri.

Penulis : Mansur

Publis : Bagus Afrizal