Sosialisasi Perdana Cabor BRIDGE Melawi

MELAWI, RAMERANEWS.COM – Pengurus Cabang Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Kabupaten Melawi melakukan sosialisasi olahraga Bridge yang diikuti oleh mahasiswa dan mahasiswi STKIP Melawi. Rabu sore (28/08/19) di ruang rapat Sekretariat KONI jalan Juang Nanga Pinoh Kabupaten Melawi.

Di Tanah Air, bridge sempat mendapat stigma negatif. Yaitu, permainan yang berbau judi.

Meski, jika ditelaah lebih lanjut, bridge sama sekali tidak ada unsur judi. Bahkan, olahraga ini mengasah strategi dengan mengandalkan ingatan yang kuat.

Itu diungkapkan oleh Nur Sulistyo Ketua Cabang Bridge Kabupaten Melawi. Saat mensosialisaikan bridge sebagai olahraga yang tidak mengandung unsur judi.

Nur Sulistyo Ketua Cabang Bridge Kabupaten Melawi menyampaikan bridge adalah suatu olahraga yang menggunakan media kartu dan dalam permainannya menggunakan satu set kartu yang dimainkan empat orang dalam satu meja.

Menurut Sulistyo Bridge juga dapat melatih otak untuk berfikir kreatif dalam memecahkan suatu masalah dan melatih kinerja otak kiri dan otak kanan dalam berfikir.

“ Olahraga ini juga membagi banyak aspek yaitu berkomunikasi dengan sesama melalui media kartu (teman/lawan meja), sabar, sopan santun, serta kejujuran,” ujarnya.

Lebih lanjut Sulistyo menambahkan dengan adanya kegiatan sosialisasi tersebut dapat semakin menambah minat para pemula untuk bergabung dan berlatih bersama di Pengcab GABSI Melawi.

GABSI Melawi siap memfasilitasi pemain pemula untuk bergabung dan mengembangkan diri dengan olahraga Bridge.

Pantauan media ini saat sosialisasi lebih mengarah kepada sistem permainan kartu, mengajarkan kepada peserta bagaimana cara permainan kartu untuk memperoleh kontrak yang tepat sesuai dengan kondisi kartu masing-masing pasangan pemain. Bridge merupakan permainan kartu yang mengandalkan strategi dimainkan oleh 4 orang berpasangan yang sekilas mirip dengan catur. Bedanya, bridge mengandalkan kartu sebagai media dan catur lewat papan.

Penulis : Bagus Afrizal