PW GNPK-RI Dan Dinas PUPR Kalbar Tinjau Jalan dan Jembatan  Sayan dan Tebidak

Rameranews.com Pontianak -Pimpinan Wilayah Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia ( GNPK-RI ) Provinsi Kalimantan Barat  Ellysiu  Aidy  menceritakan atas turut sertanya  dalam rombongan Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Barat melakukan kunjungan  meninjau jalan yang rusak akibat  lonsor di daerah Sayan Kab.Melawi dan pembangunan jembatan di daerah Nanga Mau Kecamatan Tebidak Kab.Sintang.
Tampak juga Suryanto Tanjung dan Ritaudin Anggota DPRD Provinsi Kalbar yang terpilih.”Demikian di katakan Ellysius Aidy PW GNPK-RI Prov Kalbar di kantornya belum lama ini.
Ellysiu  Aidy

Aidy mengatakan,kehadirannya di sambut baik oleh camat serta masyarakat  setempat.Dan kami juga melihat betapa mirisnya di daerah  Sayan Kab.Melawi  hingga saat ini Listrik dan Towerpun belum ada.”Untuk berkomunikasi agak sulit karena sinyal tidak ada.”katanya

Aidy juga menceritakan,betapa senangnya masyarakat di sana melihat daerahnya di bangunkan jalan.Karena selama ini belum tersentuh pembangunan terutama jalan.Diakui oleh masyarakat  disana bahwa selama  10 tahun kepemimpinan terdahulu belum ada sentuhan pembangunan di daerahnya.”Makanya mereka sangat apresiasi kepada H.Sutarmidji Gubernur Kalbar belum genap setahun menjabat sudah bisa melakukan  terobosan  membangun jalan tempat kami .”katanya

Aidy mengatakan,setelah berkunjung ke Desa Sayan Kab Melawi kemudian rombongan bergeser ke  Nanga Mau kecamatan Tebidak Kab.Sintang.Di sana kita melihat proses pengaspalan jalan oleh dinas PUPR Provinsi Kalbar.Kemudian kami juga meninjau jembatan yang rusak akan segera di bangun oleh Dinas PUPR.”Kami juga berterima kasih kepada Syarif Amin Alkadrie selaku Kabid PUPR Kalbar cepat tanggap  ketika mendapat perintah Gubernur beliau langsung turun ke lapangan.”ucapnya

Selain itu juga orang nomor 1 di GNPK-RI Kalbar Ellysius Aidy berterima kasih kepada masyarakat yang mana telah mendukung proses  pelebaran jalan walaupun ada sedikit tanah mereka terkena dalam pelebaran tanpa adanya ganti rugi.Walaupun begitu oleh pemborong mungkin ada kebijakan dalam hal ganti rugi tanah itu. Dan Kami juga berterima kasih kepada camat Sayan dan camat Tebidak yang telah menyambut kami dengan baik.”Dan kami juga berharap pembangunan terus jangan hanya di daerah Sintang dan Melawi namun daerah lain juga perlu mendapatkan perhatian yang sama dari pemerintah.”pungkasnya

Aidy meminta kepada pemborong dan juga konsultan tolonglah  kerjakan   benar-benar apa yang telah di berikan petunjuk oleh pemerintah daerah bertanggungjawablah dalam  pelaksanaannya jangan  kerja itu asal-asalan dan jangan merugikan masyarakat dan juga pemerintah.”pintanya mengakhiri.

Penulis : Mansyur

Editor.   : Hendika