Pembangunan SUTT 150 KV Tayan-Sandai Ikuti Prosedur

Rameranews.com,Pontianak-General Manager Senior Pertanahan PLN Efrizon menjelaskanbahwa  untuk pelaksanaan pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KV Jalur Tayan-Sandai  akan  di mulai ketika Penentuan Lokasi (Penloknya) sudah ada. “kita akan ikuti prosedur pemerintah yang mana maksimal penlok akan selesai pada bulan Desember dan bisa di percepat dengan akselerasi yang ada.”ujar  Efrizon  kepada sejumlah awak Media di sela-sela Rakoornis di Hotel Kapuas Palace Pontianak,18-7-2019.

Di katakan olehefrizon bahwa setelah penlok selesai baru ada pembebasan lahan yang di lakukan oleh BPN, “karena lahannya mencapai 5 Hektar lebih makan menjadi kewenangannya ada pada  Kanwil BPN dalam hal pembebasan lahan.Dan itupun nanti kita lihat apa  akan di serahkan kepada Kanwil Pertanahan  Sanggau dan Ketapang. Kita disini hanyauntuk memenuhi kelistrikan di Kalbar ini.”jelas Efrizon

Untuk lokasi mengapa Tayan-sandai menurut Efrijon itu memang sudah di tentukan dalam RUPL jalur koneksi nasional menyambung jalur Khatulistiwa Sanggau dan Ketapang, “kita berharap Penlok cepat selesai sehingga kita bisa menjalankan UU nomer 22 tahun 2012, kalau penlok sudah terbit bisa melakukan pembebasan tanah oleh BPN, sehingga SUTT bisa secepatnya di laksanakan.”pungkas Efrijon sambil berharap dukungan semuai pihak, masyarakat dan media agar ini berjalan semestinya dan kebutuhan listrik di Kalbar bisa terpenuhi.”pintanya mengakhiri

Penulis : Mansyur

Editor.   : Ronny Kasimin