Diskusi Fasilitasi Penyusunan Rencana Bisnis Koperasi Sektor Riil

Rameranews.com, Pontianak – Dekopinwil Kalimantan Barat bekerjasama dengan Dekopin Pusat melakukan Diskusi Fasilitasi Penyusunan Rencana Bisnis Koperasi Sektor Riil. Diikuti 120 peserta terdiri dari unsur ketua Dekopinda Se-Kalimantan Barat.

Dengan menghadirkan para pembicara handal di bidangnya masing-masing yaitu H.Mustamar, SE.,ME dan Ketua Dekopinwil Kalbar Ir. H. Jamaluddin M.Tawil.

Diskusi di buka secara resmi oleh Insanial Burhamzah ketua komite luar negeri di Grand Mahkota Hotel Pontianak pada Jum’at 21-6-2019.

Insanial Burhamzah ketika di wawancarai awak media mengatakan, yang kita lakukan sekarang adalah pengenalan apa sih yang sebenarnya sektor yang akan kita kembangkan.

” Dunia koperasi itu sudah saya jelaskan bahwa sebelum kita memulai kita harus pahami terlebih dadulu. Kenapa koperasi kita belum maju-maju. Karena kita baru sebatas menempatkan slogan gotong royong hanya dalam bentuk slogan bukan dalam bentuk kongrit kita masih indipidu. Ketika kita berkoperasi kita harus iklas. Iklas maksudnya kita berbuat untuk orang banyak. Tidak boleh berfikir saya berbuat kok yang lain yang menikmatinya.Itu berarti tidak iklas. Iklas itu yang paling penting. Nah kalau itu tidak ada semua koperasi tidak bisa, ” tumbuh.

Lanjut Insanial mengatakan, ” Kalau kita berbicara tehnis sebenarnya itu tidak ada masalah baik itu tehnis penanaman dan lain sebagainya. Tapi yang terpenting adalah bagaimana pola pikir dan mental kita yang bermuara kepada keiklasan. Karena iklas itu akan melahirkan masyarakat jujur itulah rohnya koperasi. Karena koperasi baru tumbuh adanya kebersamaan dan jika ada keiklasan serta adanya kejujuran. Dengan begitu secara otomatis di sektor apapun yang mau kita lakukan akan mudah,termasuklah perbankan.Kalau kita sudah jujur dan kita sudah perlihatkan suatu bukti kerja yang benar.Tentunya semua lembaga keuangan manapun mau menempakan uangnya disitu.”katanya

” Berawal dari kejujuran akan melahirkan suatu kepercayaan. Nah jika tidak adanya kejujuran tentunya akan ada suatu keraguan –raguan dari lembaga keuangan manapun.Tentu akan bepikir kembali gak ya uang saya. Karena disitu masih ada tingkat ketidak jujuran .”paparnya

Insanial berharap apa yang di sampaikan menjadi suatu pemikiran dan bisa menjadi perenungan untuk merubah cara berpikir, ” Merubah bagaimana mengamalkan berkoperasi tidak mengedepankan keuntungan pribadi,bagaimana bersama-sama mencapai tujuan.” harapnya mengakhiri.

Penulis : Mansyur

Editor/Publis   : Bagus Afrizal