Melawi Dapat Penambahan Kuota Haji Tahun 2019

 

 

RameraNews. Com, Melawi – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Melawi mendapatkan tambahan 7 kuota di musim haji 2019 dari total kuota sebelumnya 101 orang bertambah menjadi 108 jamaah.

 

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Melawi H. Abdulbar. AF mengungkapakan pemerintah indonesia mendapatkan kuota tambahan dari pemerintah saudi arabia sebanyak 10 ribu dibagi 34 provinsi.

 

” Alhamdulillah untuk Kal-Bar mendapatkan kuota jamaah haji sebanyak 236 orang jamaah haji. Khusus Kabupaten Melawi semula kuota 101 orang jamaah sekarang menjadi 108 orang jamaah,  ” kata H. Abdulbar Senin, (13/05/19) di ruang kerjanya.

 

Dikatakanya Melawi mendapatkan tambahan kuota 7 jamaah yang nantinya kuota tersebut untuk lansia dan pemdamping jamaah haji. ” Karna target pemerintah dan saran – saran serta banyaknya pendaftar haji lansia dengan kuota inilah paling tidak mereka diberikan keaempatan untuk berangkat, ” katanya.

 

Dia juga mengungkapkan, untuk masa tunggu Kabupaten Melawi sampai saat ini sebanyak 1.164 orang akan di prediksi berangkat pada tahun 2030.

 

” Dengan adanya penambahan ini, mudah – mudahan untuk kedepan kuota jamaah haji Melawi bisa bertambah lagi terutama khusus Lansia dan pendamping dengan persyaratan sudah mendaftarkan terhitung sejak 1 Januari 2017. Itu untuk pendamping,  ” ungkapnya.

 

Untuk biaya haji, kata Abdulbar Pihaknya masih menunggu SK Gubernur Kal-Bar karna mengingat Raperda biaya haji sudah dibahas namun sampai saat ini masih belum di Sahkan.  ” Ya, mudah -mudahan sebelum masa keberangkatan jamaah haji Melawi SK penetapan biaya bantuan pemerintah bisa diselesaikan dan meringankan biaya Haji, ” jelasnya.

H. Abdulbar. AF

Abdulbar menambahkan untuk penambahan 7 jamaah haji tidak di gabungkan dengan kloter 101 jamaah karna kloter jamaah lansia tersendiri. yang jelas dalam pemberangkatan sama hanya pemberangkatan ke mekkah atau madina agak sedikit berbeda.

 

Dia berharap Calon Jamaah Haji Melawi agar dapat memperbanyak memahami manasik Haji yang baik dan benar karna ibdah haji harus di pahami . ” Bukan sekedar perjalanan dan rutinitas biasa. Ada syarat yang harus dilakukan. Kedua kesehatan jasmani dan rohani harus dijaga serta bertawakal kepada Allah SWT. Agar ibadah haji bisa lancar menjadi haji mabrur dan mabruroh, ” harapnya.