Baznas Kabupaten Melawi Salurkan Bantuan Berupa Beasiswa, Modal Usaha dan Santunan Kepada Guru Ngaji

Melawi, Rameranews.com – Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS ) Kabupaten Melawi memberikan beberapa bantuan berupa modal usaha produktif lima orang Duafa, Beasiswa tingkat SD lima Orang, SMP lima orang, SMA lima Orang dan kepada guru ngaji tiga orang. Sabtu (11/5/19).

Penyerahan bantuan tersebut bertempat di Surau Darul Fallah KM. 4 Nanga Pinoh yang juga Sekretariat BAZNAS Kabupaten Melawi. Turut hadir Ketua PKK Melawi , Hj. Nurbetty Eka Mulyastri Panji, juga sekaligus menyerahkan Zakat pribadinya kepada Ketua Baznas Kabupaten Melawi. Kementerian Agama Kabupaten Melawi diwakili oleh Kasi Haji dan Bimas Islam, Muhammad Desi Asiska.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Melawi Ust. Ali Murtado yang juga sebagai pengasuh Pondok Pesantren Darul Fallah menyampaikan, Basnas Melawi sudah membuat program dan memberikan bantuan-bantuan sebelumnya, berupa bedah rumah, bantuan bencana dan bantuan biaya pengobatan. Adapun program dimaksud adalah , Santunan Fakir Miskin, Santunan Mualaf, Biaya Pendidikan, Bantuan Modal Usaha, Rehab Rumah Tak Layak Huni, Tanggap Bencana dan Bantuan Pengobatan.

“ Baznas Kabupaten Melawi walaupun tergolong masih baru, tetapi sudah melaksanakan beberapa program untuk membantu sesama, semoga Baznas Kabupaten Melawi bisa seperti Baznas lainnya, bisa menyantuni para duafa, walaupun dengan seadanya beberapa program berupa bantuan-bantuan telah kami laksanakan, “ Jelas Ali Murtado.

Ust. Ali Murtado juga berharap kepada masyarakat yang sudah wajib zakat untuk menyerahkan zakatkan melalui Baznas. “ Insya Allah Baznas Kabupaten Melawi amanah dalam menyalurkan zakat, sesuai dengan kreteria yang disebutkan Allah SWT didalam Al-Quran, “ Tambahnya.

Ketua TP. PKK Melawi , Hj. Nurbetty Eka Mulyastri Panji dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Baznas.

“ Baznas Kabupaten Melawi dibawah kepemimpinan Ustad Ali Murtado sudah menunjukan kinerja dan kepiawaiannya, seperti pada hari ini sudah luar biasa pergerakannya walaupun tergolong baru, tapi sudah mulai menunjukan eksistensinya. Mari kita doakan Baznas Kabupaten Melawi bisa lebih maju lagi, “ Jelasnya

Hj. Nurbetty Eka Mulyastri Panji juga berharap kepada Pegawai Negeri Sipil melalui surat himbauwan Bupati Melawi mengenai pembayaran zakat para PNS 2/5% bisa dipotong melalui gajihnya.

“ Apabila sudah ada surat himbauwan dari Bupati tentang membayar zakat, infak dan sedekah ke Baznas dipotong lansung dari gaji, maka ada kekuatan kita mengerakan hati para PNS yang muslim untuk gajinya supaya bisa lansung dipotong, karena itu memang wajib, 2/5% dari hak yang diterima adalah merupakan haknya para kaum duafa dan fakir miskin, “ Harapnya.

Kepada para penerima bantuan Hj. Nurbetty Eka Mulyastri Panji juga berpesan jangan melihat nilai bantuannya, itulah uang yang terkumpul selama setahun ini, untuk diberikan lagi kepada yang benar-benar membutuhkannya.

“ Kepada usaha produktif duafa yang mendapatkan bantuan pada hari ini, mudah-mudahan usahanya barokah dan lebih maju lagi dari dana bantuan Baznas ini, bagi para siswa penerima beasiswa dan guru ngaji, mudah-mudahan bantuan pada tahun depan lebih banyak lagi yang mendapatkannya, “ Pesannya.

Hal senada juga disampaikan oleh Muhammad Desi Asiska, Kasi Haji dan Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Melawi. Baznas Kabupaten Melawi yang baru dua tahun berjalan sudah menjalankan program-programnya. Walaupun baru mulai memperkenalkan diri kepada masyarakat Melawi. Kemenag Provinsi Kalimantan Barat juga sudah melakukan akreditasi serta memberikan apresiasi kepada Baznas Kabupaten Melawi berupa bantuan dana.

“ Kami dari Kementerian Agama Kabupaten Melawi selaku Pembina Badan Amil Zakat dan lembaga zakat lainnya, selalu mendorong, mendukung apa-apa yang menjadi program Baznas Kabupaten Melawi. Dari Kementerian Agama sudah mengadakan akreditasi penilaian-penilaian kepada semua Badan Amil Zakat yang ada di Kalimantan Barat. Alhamdulillah, walaupun baru seumur jagung, pengelolaan zakat oleh Baznas Kabupaten Melawi sudah masuk peringkat ke 6 dari 14 Kabupaten kota, “ Ungkap Desi. ( BGS ).