Jalan Nanga Maong ke Bidak Kab. Sintang di kerjakan asal-asalan

 

Pontianak,Ramera-Jalan antara Nanga Maong ke Bidak Kabupaten Sintang yang di kerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Bidang Bina Marga Provinsi Kalimantan Barat hancur lebur.Jalan tersebut di bangun menggunakan dana anggaran APBD tahun 2018 bernilai 11 Milyar terkesan terbuang percuma.”Demikian di katakan oleh Ellysius Aidy ketua Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK-RI) Provinsi Kalimantan Barat di kantornya,Selasa23-4-2019.

Dikatakannya,ini diungkap oleh tim kami dari GNPK-RI Provinsi Kalimantan Barat atas adanya laporan dari masyarakat. Dengan begitu kami turun kelapangan untuk mengecek guna untuk mengetahui bagaimana kondisi yang sebenarnya jalan tersebut,ternyata memang benar jalan itu hancur lebur.Nah ini terkesan bahwa jalan itu di kerjakan asal-asalan.Waktu pelaksanaan pemeliharaannya hanya 360 hari kalender efektif,sementara belum genap berusia 1 tahun jalan tersebut sudah mengalami kerusakan yang cukup parah / hancur lebur.”Dengan kejadian ini kami dari GNPK-RI menduga ada Mar-uf.”ungkapnya

Lanjut Aidy,dengan begitu dalam waktu dekat kami akan menyurati dinas terkait pihak Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang bidang Bina Marga Provinsi Kalbar untuk meminta informasi dan klarifikasi mengenai jalan tersebut.”Apakah jalan itu di kerjakan sudah sesuai dengan mekanisme dan besteknya.Takutnya ada fitnah terhadap penyelenggara.”tuturnya

Aidy sangat mencurigai di lihat adanya suatu kejanggalan dalam pelaksanaanya,karena jalan tersebut belum lama sudah mengalami kerusakan yang cukup parah / hancur .Dengan demikian Aidy berharap kepada dinas terkait dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang bidang bina marga Provinsi Kalbar.”Ketika nanti kami menyurati hendaknya secepat mungkin untuk segera dibalas kalau tidak kami akan laporkan kepada pihak penegak hukum,”pintanya mengakhiri.