OTT Money Politics, Bawaslu Melawi Meninabobokan Kasus

 

Rameranews.com, Melawi- Pasca 17 Apil 2019 pemilihan serentak sudah selesai, tinggal menunggu hasil rekaitulasi perolehan suara baik pemilihan caleg DPRD kabupaten, Caleg DPRD Provinsi Caleg DPR RI DPD RI maupun Presiden.

Kendati demikian, persoalanpun bermunculan dari kertas suara yang rusak maupun warga yang tidak dapat memilih, bahkan penangkapan Operasi Tangkap Tanggan (OTT) money politics yang terjadi di Kabupaten Melawi.

Tokoh Masyarakat Melawi yang mengetahui persolan tersebut Junaidi, mempertanyakan hasil OTT operasi tangkap tanggan, dengan barang bukti uang sebanyak 81 Juta lebih dengan pecahan 50.000 dan 100 ribu dan sejumlah amplop, yang rencananya akan dibagikan kepada pemilih pada pemilihan caleg dapil II dikecamatan Ella Hilir kabupaten Melawi yang berhasil ditangkap oleh Bawaslu Kabupaten Melawi menjelang masa tenang beberapa waktu lalu, hingga kini hasil sangsi atau tindakan Perbawaslu maupun aturan hukum terkait pelagaran politik yang terjadi, tidak ada kabarnya,” terangnya.

Menurutnya sudah hampir satu minggu ini, tidak ada akibat dari palanggaran Politik yang ditindak lanjuti, “apakah Bawaslu Kabupaten Melawi tidak berani mengeksekusi persolan tersebut, apakah pelanggaran tersebut hanya menjadi tampungan saja tanpa tindakan hukum, sementara melihat limit waktu yang tidak memungkinkan jika pelanggaran politik OTT operasi tangkap tanggan tersebut tidak ada sangsinya, jadi untuk apa aturan Perbawaslu tersebut dibuat “tanyanya.

Junaidi, menduga hasil OTT operasi tanggkap tanggan tersebut, Bawaslu kabupaten Melawi akan meninabobokan kasus tersebut, sebab hingga kini belum ada eksekusinya. (RK)